Untuk mencapai visi misi puskesmas. Terutama misi tentang menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar yang bermutu, merata, aman, memuaskan, komunikatif dan terjangkau. Dalam aspek pelayanan khususnya sistem antrian loket pendaftaran. Puskesmas Tarik bertekad untuk melakukan perbaikan. Sebab, di era BPJS Kesehatan saat ini, hampir semua fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan mengalami lonjakan angka kunjungan berobat pasien rawat jalan. Hal ini, jika tidak diantisipasi sejak dini, angka kunjungan yang banyak, dapat mengakibatkan sesaknya ruang tunggu pelayanan, terutama pelayanan loket. Dengan luas ruang tunggu kami yang hanya 90m2, kami harus membuat suatu inovasi agar pasien tetap merasa nyaman dan tidak berdesakan.

Sistem antrian konvensional, sebagaimana yang kita ketahui. Mewajibkan pasien datang ke puskesmas dan mengambil nomor antrian utntuk dilayani. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penumpukan pasien berobat. Karena mereka harus datang lebih awal untuk mengambil nomor antrian.

Dengan makin meningkatnya jumlah kapitasi BPJS Puskesmas Tarik (44.577 peserta per Januari 2017) membuat kunjungan rawat jalan ke Puskesmas Tarik juga mengalami peningkatan yang signifikan.

Rerata kunjungan rawat jalan Puskesmas Tarik per hari adalah 196 pasien. Banyaknya kunjungan tersebut, membuat kualitas pelayanan menurun. Waktu tunggu pasien meningkat, kepadatan ruang tunggu juga meningkat.

Yang kesemuanya membuat tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan Puskesmas menurun.

 

Tujuan dan Manfaat

  • Mempermudah akses masyarakat dalam mengambil dan memantau pergerakan antrian tanpa harus ke puskesmas lebih awal
  • Mempercepat pencarian map rekam medis pasien menggunakan database pasien elektronik
  • Membuat koneksi internet Puskesmas menjadi stabil dengan pemasangan jaringan internet ke seluruh komputer Puskesmas menggunakan layanan astinet dari PT Telkom Indonesia
  • Meningkatkan kenyamanan pasien di ruang tunggu dengan menyediakan sarana pendukung kenyamanan pasien berupa AC dan charger box. Mengingat semakin banyak pasien yang memiliki gadget, dan kebutuhan akan kotak chrager menjadi cukup penting.
  • Memudahkan pelayanan bagi tenaga kesehatan Puskesmas dengan merubah sistem rekam medis dari Family Folder ke Personal Folder. Sehingga rekam medis tidak beresiko hilang ketika satu keluarga berobat bersamaan.
  • Pengadaan sarana dan prasarana resepsionis untuk memudahkan pasien, terutama pasien baru dan pasien yang mendaftar secara online dalam mengakses pelayanan Puskesmas Tarik

Hasil Inovasi SIAP TARIK

Sistem Informasi Antrian Puskesmas Tarik (SIAP TARIK) dengan keunikan sebagai berikut :

  1. Pasien bisa melakukan pendaftaran antrian puskesmas dari manapun dan kapanpun dengan menggunakan HP android yang sudah terinstall aplikasi SIAP TARIK.
  2. Apabila nomor antrian terlewati, maka sistem akan otomatis menempatkan nomor urut pendaftaran online pasien ke dua nomor di belakang nomor yang terakhir dipanggil.
  3. Pasien bisa memantau pergerakan nomor antrian secara real time, sehingga pasien bisa memperkirakan sendiri kapan harus datang ke puskesmas dan tidak perlu berlama-lama menunggu antrian pelayanan.
  4. Sistem SIAP TARIK hanya memanggil nomor antrian online yang sudah melakukan verifikasi kedatangan di bagian resepsionis, sehingga semisal ada oknum iseng yang mendaftar berkali-kali, selama oknum tersebut tidak melakukan verifikasi kedatangan di resepsionis, nomor antriannya akan dilewati oleh sistem.
  5. Aplikasi ini menggunakan tiga pilihan bahasa, yaitu bahasa Indonesiabahasa Jawa dan bahasa Madura. Dimana kondisi sosiokultural masyarakat di wilayah kecamatan tarik adalah 80% suku jawa, 15% suku madura dan sisa 5% suku lain. Sehingga penggunaan bahasa jawa dan bahasa madura sebagai kearifan lokal diharap membuat aplikasi SIAP TARIK menjadi lebih mudah dipahami.
  6. Database pasien tersimpan juga di dalam server SIAP TARIK, memudahkan petugas untuk mencari rekam medis jika pasien lupa membawa kartu berobat. Hal ini sangat memangkas waktu yang dibutuhkan untuk pencarian rekam medis.
  7. SIAP TARIK juga memiliki menu pop up, sehingga pasien juga mendapatkan info-info terbaru mengenai kegiatan di Puskesmas Tarik. Misalnya ada giat imunisasi di Puskesmas, setiap warga yang membuka SIAP TARIK untuk mendaftar, otomatis akan mendapat info pop up terbaru tentang giat imunisasi puskesmas.
  8. SIAP TARIK bisa disinkronisasikan dengan SIKDA Generik (aplikasi Sistem Informasi Kesehatan Daerah yang dirancang oleh Kemenkes untuk memenuhi berbagai persyaratan minimum yang dibutuhkan dalam kegiatan pengelolaan informasi kesehatan daerah, mulai dari proses pengumpulan, pencatatan, pengolahan, sampai dengan distribusi Informasi Kesehatan). Sehingga petugas tidak perlu dua kali memasukkan data pasien.