A. Analisa Masalah

  1. Apa masalah yang dihadapi sebelum dilaksanakannya inovasi pelayanan publik ini?
  1. Masalah yang di hadapi Jumlah ibu bersalin di Puskesmas tarik perbulan sejumlah 7-15 ibu. Beberapa ibu bersalin kesulitan akses ke Puskesmas Tarik. Hal ini di sebabkan jarak, transportasi tidak tersedia, suami atau keluarga sedang bekerja.

                                             

B. Pendekatan Strategi

  1. Siapa saja yang telah mengusulkan pemecahannya dan bagaimana inovasi pelayanan publik ini telah memecahkan masalah tersebut
  1. Yang mengusulkan pemecahan Kades, TOMA,TOGA,Kader, Tenaga kesehatan yang ada di desa
    1. Dalam hal apa inovasi pelayanan publik ini kreatif dan inovatif?
  1. Mengaktifkan ambulans desa, desa siaga, kepedulian masyarakat terhadap ibu bersalin. Penjemputan ibu bersalin pendempampingan ibu bersalin, pelayanan ibu bersalin dan mengantar ibu post persalinan.

 

C. Pelaksanaan dan Penerapan

  1. Bagaimana strategi pelaksanaan inovasi pelayanan publik ini?
  1. Melibatkan lintas program dan lintas sector
  2. Pemaparan persoalan
  3. Diskusi, merencanakan pemecahan masalah
  4. Pemutusan pemecahan masalah yang akan di laksanakan
  5. Sosialisasi ke semua pihak terkait dan masyarakat
  6. Pelaksanaan inovasi jeda layar
  1. Siapa saja pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan?
  1. Kepala Puskesmas
  2. Camat
  3. Kepada desa
  4. Petugas kesehatan
  1. Sumber daya apa saja yang digunakan untuk inovasi pelayanan publik ini dan bagaimana sumber daya itu dimobilisasi?
  1. Ambulans dan supir
  2. Petugas kesehatan
  3. Mobilisasi menggunakan dana operasional puskesmas
  1. Apa saja keluaran (output) yang paling berhasil?
  1. Meminimalkan factor resiko ibu bersalin / yang di sebabkan terlambatnya ibu bersalin datanng ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan
  2. Ibu bersalin, keluarga merasa puas
  1. Sistem apa yang diterapkan untuk memantau kemajuan dan mengevaluasi inovasi pelayanan publik ini?
  1. Questioner kepuasan pelanggan, ceklis
  1. Apa saja kendala utama yang dihadapi dan bagaimana kendala tersebut diatasi?
    1. Untuk pasien yang belum memiliki rekam medis personal folder, membutuhkan respon time pelayanan sedikit lebih lama karena dibutuhkan waktu ekstra untuk menggabungkan rekam medis lama dan baru serta memasukkan data pasien ke SIKDA Generik
    2. Puskesmas kami tidak memiliki tenaga D3 rekam medis
    3. Perlu waktu cukup lama untuk melakukan transisi sempurna rekam medis lama menjadi rekam medis baru
    4. Keterbatasan tenaga loket dalam menguasai teknologi informasi

 

D. Dampak Sebelum dan Sesudah

  1. Apa saja manfaat utama yang dihasilkan inovasi pelayanan publik ini?
  1. Ibu dan keluarga merasa puas
  2. Meminimalkan factor resiko ibu bersalin yang di sebabkan terlambatnya ibu bersalin dating ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan
  1. Apa bedanya sebelum dan sesudah inovasi pelayanan publik ini dilaksanakan?

Sebelum

  1. Keluarga ibu bersalin merasa kwatir jika sewaktu waktu tanda tanda persalinan dating dan tidak tersedianya transportasi
  2. Tahun 2014 kasus kebrojolan 1 orang
  3. Tahun 2015 kasus kebrojolan 2 orang

Sesudah

  1. Keluarga merasa puas dan tidak lagi menghawatirkan masalah transportasi
  2. Tahun 2016 tidak ada kasus kebrojolan

 

E. Keberlanjutan

  1. Apa saja pembelajaran yang dapat dipetik?
  1. Pemberdayaan masyarakat untuk peduli tentang masalah kesehatan
  2. Meminimalisir resiko ibu bersalin yang di sebabkan terlambatnya ibu bersalin datang ke puskesmas untuk mendapat pelayanan
  1. Apakah inovasi pelayanan publik ini berkelanjutan dan direplikasi?
  1. Berkelanjutan dan di terapkan sesuai SOP

 

DATA PEMILIK DAN SOPIR AMBULANCE DESA

WILAYAH KECAMATAN TARIK

DESA

NAMA PEMILIK

NAMA SOPIR

TARIK

H. SULTONI

H. SULTONI

KHOLIQ

KHOLIQ

SUTRIS

SUTRIS

MERGOBENER

MUSLIK

MUSLIK

SHOLIKIN

SHOLIKIN

AGUNG S

YANI

KLANTINGSARI

ABDUL KARIM

ABDUL KARIM

MARSUNYOTO

MARSUNYOTO

KENDALSEWU

KHOLIBIN

KHOLIBIN

KALIMATI

MUSLIKIN

MUSLIKIN

SUCIP

SUCIP

GEMPOLKLUTUK

SUNARDI

SUNARDI

ARIS

ARIS

KEDINDING

SATURI

SATURI

SYIFAUR

SYIFAUR

BANJAR WUNGU

JOKO ANGGONO

JOKO ANGGONO

PAIMAN

PAIMAN

MERGOSARI

ARI

ARI

ARIES

ARIES

KEMUNING

NIHIL

 

SEGODO BANCANG

SUGENG

SUGENG

SUNARYO

SUNARYO

JANTI

SUHENDRA

SUHENDRA

BALONG MACEKAN

SUEB

SUEB

MUS

MUS

SINGGOGALIH

SAMSI

SAMSI

KEDUNG BOCOK

ALI RIDHO

KHOIRUL

GAMPING ROWO

TAKIM

TAKIM

GAGUK

GAGUK

MINDU GADING

ARIF MUKHLISIN

ARIF MUKHLISIN

SEBANI

SAMAJI

SAMAJI

WAHONO

WAHONO

SUPAR

TRIAS

MLIRIPROWO

FARID

FARID

HANDOKO

HANDOKO

SUTIKNO

SUTIKNO

KRAMAT T

NIHIL